Ada Cinta di Festival Teluk Semaka

festival teluk semaka

Teluk Semaka di sore hari.

#uhuk

Harusnya minggu ini jadwal saya posting 4 tulisan reportase acara di Festival Teluk Semaka kemarin (01/11/2014) tapi sayang sungguh sayang, laptop yang menyimpan banyak foto selama disana (ada ratusan foto) malah error dan belum sempat dibenerin, karena nggak ada waktu (sok sibuk-alasan ajah), tulisannya sih sudah kelar semua, tinggal apload fotonya doank yang belum. 😦

Dari pada kosong dan saya lagi nggak mood untuk posting cerita lainnya di blog, saya mau bahas aja keunikan-keunikan yang terjadi selama disana (menurut saya sendiri) 😀

Unik karena saya belum pernah kesana, ternyata Tanggamus itu menyimpan banyak cerita baru dengan alam yang indah, yang nggak bisa dilupain gitu aja, unik karena setiap pagi kita dikasih sarapan nasi uduk, unik karena setiap makan siang-malam kita dikasih menu ikan, yang untungnya ikannya seger banget karena deket sama dermaga, sambelnya juga enak. Coba ya pas makan siang dikebun kol (yang kehujanan itu) kita bisa sambil nyeruit (seruit) bareng…duh, ngebayanginnya tangan belepotan bau duren itu bikin lapaaaar 😀

Unik dihari pertama team medsos bertemu dan berpetualang bersama nggak ada yang sok-sok jaim..hihi. Unik karena kita bebas makan duren tanpa takut kena durinya *eaa ini garing banget 😀

Festival Teluk Semaka1

Setelah turun gunung dan kehujanan

Unik karena setiap pagi kami melihat satu orang yang terganggu jiwanya yang di badannya penuh kantong-kantong kresek, berkeliling komplek untuk memungut sampah dijalanan, yang terbawa arus air hujan. Sementara warga-warga yang waras cara berpikirnya membuang sampah bukan pada tempatnya melainkan di got/saluran air didepan rumah, yang arus airnya itu mengalir terus ke laut Teluk Semaka. Bisa dibayangkan sampah-sampah yang dibuang itu akan kemana?

Ini yang terus menggangu pikiran saya selama disana, selain kekaguman saya pada warga Teluk Semaka yang begitu ramah, alamnya yang menyejukkan mata, saya menyesali mengapa mereka kurang peduli untuk membuang sampah pada tempatnya. Sebenarnya lingkungan tempat tinggal di Kota Agung ini bersih, mereka rajin bersih-bersih, resik, tapi saya kaget waktu melihat mereka buang sampahnya dimana.

Saya akui saya bukan orang yang resik-resik banget, tapi saya nggak suka melihat orang yang membuang sampah sembarangan, apalagi ke got atau di jalanan saat berkendara.

Harapan saya semoga ada dinas terkait yang membaca ini, agar cara membuang sampah ini diperbaiki. Agar tahun depan ketika Festival Teluk Semaka digelar kembali dan mengundang banyak wisatawan, medsos dan lainnya, tidak ada lagi pemandangan yang merusak dan mengurangi nilai pariwisata Tanggamus. Sayang banget, kan? Karena saya sudah jatuh cinta sama Teluk Semaka.

Unik karena disetiap momen team medsos berkumpul, kita selalu melakukan ritual selfie-foto-selfie-foto-selfie-groovie-foto dan ya begitu terus sampai akhir perpisahan itu tiba membawa kami pulang ke rumah masing-masing.
-Ini mah bukan unik tapi emang udah jadi kegiatan wajib..haha.

Festival Teluk Semaka2

Eh, ada sekura juga ikutan foto 😀

Sampai-sampai setiap kali salah satu dari team medsos lagi foto-foto, yang lain bisa ikutan foto-foto juga. Ngerti, nggak?

Nggak ngerti? Ya udah lihat foto-foto dibawah ini aja, yang sudah saya kumpulin dari yang sudah diapload teman-teman team di media sosial.

cd654e8a369648f18647d685525e78d8_3

Tandunya bikin pewe

1149224295d39ddb9282bc5c7b935ffc_4

Rasanya gak pengen beranjak dari tandu ini, apalagi klo ada mempelai prianya..eaaaa 😀

f96dd485cafce5cdedc635dd24c40caf_5

Mas Hanung diajak fotbar sama dua kechebok

Selfie

Mas Hanung kw eksis dimana-mana 😀

festival teluk semaka

Sesaat setelah Festival Teluk Semaka

festival teluk semaka

Pak Pol yang mengaku ganteng gak mau ketinggalan 😀

festival teluk semaka

Pendekar khakot ngajak foto bareng :p

festival teluk semaka

Dapat salam dari salam dua jari :p

penguntit

Hati-hati ada penguntit

Id card

Yang dia dapatkan adalah….

kecebhok di teluk semaka

Selfie wajib di Taman Nasional Bukit Barisan 😀

taman nasional bukit barisan

Ada mbak bule yang kepanasan juga..hihi

air terjun way lalaan 2

Andai bisa tiap hari kesini…

air terjun way lalaan 2

untuk selonjoran kaki

Terima kasih untuk kesempatan yang indah ini.

Note: Maaf ya kalau ada yang nggak berkenan dengan postingan ini, foto-fotonya juga. Silahkan japri klo keberatan 😀

Sumber Foto:

@duniaindra
@alannobita
@kikianvir
@halim_san
@emiilga
@eviindrawanto
@kelilinglampung
@donnaimelda
@ojrahar
@nurullnoe
dan teman-teman medsos lainnya 🙂

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s