The Rose, Cinta dan Obsesi si Pencuri Hati

mawar

Ada yang bilang, cinta adalah sungai
Yang menenggelamkan buluh-buluh lembut
Ada yang bilang, cinta adalah silet
Yang membuat jiwamu terluka
Ada yang bilang, cinta adalah rasa lapar
Rasa butuh yang tiada akhir dan menyiksa
Kubilang cinta adalah bunga
Dan kau, hanyalah benihnya

The Rose

Ada yang tau lirik diatas lagunya siapa?? Setelah saya googling dengan keyword ending theme song obsessed Korean movie, ternyata lagu ini ada banyak versinya dari versi asli yang dinyanyikan oleh Bette Midler (Ost The Rose 1979) yang ditulis Amanda McBroom. Salah satunya oleh boyband terkenal asal Finlandia, Westlife. Dan ketika saya tau Westlife menyanyikan lagu ini di album mereka (The Love) yang rilis tahun 2006, saya merasa jadi orang yang nggak gaul dan nggak pantas jadi fansnya mereka. Iya…apalagi waktu Westlife menyatakan bubar setelah tour dunia mereka dua tahun lalu, saya ikut menangis dan merasakan ada yang hilang dalam hati saya, rasanya perih, sakitnya tuh disini* (uuhhh..lebaynya mulai deh) 😀

Pertama kali saya mendengar lagu ini justru di film Korea berjudul Obsessed (Mei 2014), yang dinyanyikan oleh Aou Teshima, Japanese singer di albumnya The Rose – I Love Cinemas (Western film theme song cover album-2008). Dan saya baru ngeh sama lagu The Rose sewaktu tadi pagi nonton infotainment, lagunya jadi backsound berita tentang Ayu Ting Ting. Tapi nggak tau siapa yang menyanyikan lagu ini, karena sepertinya dari cover version. Telat banget ya? Lagunya mungkin udah basi buat sebagian orang, tapi saya baru ingin dan teracuni buat menikmatinya. Tapi versi Aoi Teshima lebih asik buat saya.

Lagunya enak dan lembut banget, easy listening kalau orang-orang diluar sana bilang. Buat seseorang yang sedang mencari tau apa artinya Cinta-yang lebih luas, nggak cuma hubungan cinta antara pria-wanita yang menye-menye, tapi cinta yang punya makna lebih dalam lagi. Lagu ini, The Rose, cocok banget apalagi didengerinnya sendirian sambil memandang bintang dilangit dibawah sinar rembulan dan desiran angin malam. Coba deh, resapi liriknya yang puitis dan sarat pesan, untuk kita belajar optimis dalam hidup dan tidak mudah patah semangat. Karena cinta itu selalu tumbuh tidak pernah mati.

It’s the heart, afraid of breaking
That never learns to dance
It’s the dream, afraid of waking
That never takes the chance
It’s the one who won’t be taken
Who cannot seem to give
And the soul, afraid of dyin’
That never learns to live

When the night has been too lonely
And the road has been too long
And you think that love is only
For the lucky and the strong

Just remember in the winter
Far beneath the bitter snow
Lies the seed that with the sun’s love
In the spring becomes the rose

….

Dan, ngomongin cover song, akhir-akhir ini saya sering menyanyikan lagu-lagu lama, apalagi kalau saya lagi diatas motor pas kejebak macet atau pas lagi ngantuk dijalan, biar tetap fokus biasanya saya nyanyi dengan menggerakkan mulut seakan-akan saya lagi dishoot untuk pembuatan video klip dan saya modelnya yang lagi nyanyi diterpa angin dan debu-debu jalanan (nyengir kuda :D).

Krisdayanti – Yang Kumau (Mencintaimu 2000), lagu ini jadi yang teratas menjadi lagu yang sering saya nyanyiin kalau lagi bawa motor, terutama pas bagian reff-nya.
…yang kumau ada dirimu tapi tak begini keadaannya, yang kumau selalu denganmu…jika Tuhan mau begini rubahlah semua jadi yang kumau, karena kuingin semua berjalan, seperti yang kumau…

Setiap kali saya nyanyi lagu inipun, saya selalu inget sama sebuah lelucon di sosial media, tentang renungan yang kocak, atas doa/permintaan seorang hamba kepada Tuhannya.
Mungkin teman-teman pernah membaca?
Ya, Tuhan, jadikan aku orang yang cuma dengan kipas-kipas saja, uang mendatangiku. Dan tak lama kemudian orang itu jadi penjual sate. Tak puas, diapun berdoa lagi, lalu menjadi penjahit, penjaga toilet umum, tukang parkir, deb collector dan seterusnya. Kita pasti inget, bahwa Tuhan itu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan yang kita mau. Lagu ini, jadi pengingat saya untuk selalu bersyukur dengan apa yang saya dapatkan, bukan menyesal apalagi memaksa agar bisa seperti yang saya mau. Karena ada bagian kehidupan tertentu yang tidak bisa kita hindari.

Tapi kemudian saya berpikir, kira-kira siapa yang cocok untuk membawakan lagu ini dengan versi baru. Dengan suara yang khas dan tidak lekat lagi sama KD.

Adalagi, lagunya Ada Band – Setingginya Nirwana (Romantic Rhapsody 2006), lagu ini tuh pelan tapi ada kekuatan yang dalam untuk meyakinkan seseorang. *asiik 😀

Suka sama liriknya dibagian ini… Dirimu S’lalu berikan keindahan nyata, diseluruh lini hidup, memancarkannya…uwooohoooo…
Nggak ada arti apa-apa sih, saya suka sama lagu ini.

Ketiga, lagunya Tere – Pencuri Hati (Teretorial Hits 2008). Ada lirik yang pas ketika saya ikut tour blog ke perumahan Graha Raya di Bintaro beberapa minggu yang lalu. Dan disana, untuk pertama kalinya saya memenangkan lomba livetweet yang berhadiah voucher belanja. Dan disana pula saya terkesima dengan seseorang yang juga ikut tour blog, ditengah sinar matahari yang begitu terik menemani kami, diantara menu makan siang yang aneh dilidah. Mungkin lirik ini cocok banget buat perasaan saya waktu itu, serasa ada angin yang berhembus menyejukkan cuaca siang yang panas itu. (Ihiy)

Bagai hujan siang hari
ku tak bisa mengungkapkan

kata kata sedikitpun

saat dia datang
,
dia makhluk yang paling indah

yang pernah aku temui
ahh

cuaca kini berubah hati ku panas dan dingin
melihatnya menatap ku
walau sekejap,
matanya begitu tajam
senyumnya begitu dalam ahh
dia mencuri hatiku akankah dia mengenalku..
dia mencuri hatiku
..
taukah oh dirinya…
ahh

Tapi… Siapakah dia? ^^

Mungkin, saya harus mendengarkan lagu ini dengan versi dan suara penyanyi yang berbeda pula, agar melupakan tentang siang itu dan siapa dia. Namun, lagu Ten2Five – Hanyalah Untukmu tiba-tiba terngiang-ngiang ditelinga sore ini, memaksa saya menemani hujan yang turun membasahi bumi, menyejukkan hati. Melupakan siang yang akan berganti malam dengan ketenangan yang meneduhkan hati.

Bogor, sore hari menunggu hujan reda.

Monday, 13 October, 2014

mawar

Foto :unigcoloringpages.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s