Uncategorized

Review Mazaya Facial Wash and Massage Terbaru

WhatsApp Image 2018-10-23 at 01.18.17

Hari itu, 12 Oktober 2018 di Jakarta Convention Center. Mungkin ini pertama kalinya saya menghadiri acara atau event besar yang berhubungan dengan industri kecantikan, yakni Cosmobeaute, Indonesia 2018. Dan ini adalah pameran kecantikan terbesar di dunia industri kecantikan. Untuk ke-13 kalinya digelar, Cosmobeaute Jakarta tahun ini menampilkan 328 peserta dari 14 negara. Di antaranya negara-negara di Asia yang menjadi kiblat kecantikan, seperti Korea, Jepang, China, Taiwan, Singapore, Thailand, Polandia, dan negara-negara lainnya. (more…)

Murah dan Enaknya Masakan Oma di Warunk Talubi Bogor

WhatsApp Image 2018-06-01 at 09.44.27(1)

Pernah dengar Talubi? Yup, saya pernah memposting tentang oleh-oleh kekinian yang ada di Toko Oleh oleh khas Bogor Bika Talubi di postingan beberapa bulan lalu. Kalau mau dibilang punya banyak inovasi, Bika Talubi ini jagonya. Saking banyaknya varian-varian baru kue yang enak-enak di sana, saya sampai bingung harus pilih yang mana. Selain enak, harganya juga sangat terjangkau dan nggak kalah saing dengan pilihan oleh-oleh di tempat lain. (more…)

Katakan Tidak Untuk Penyalahgunaan Obat

dms89mpv4aag6xd

Jadi ingat jargon sebuah partai di jaman pemerintahan Presiden SBY jika harus menggunakan judul di atas. Katakan TIDAK! untuk hal-hal yang merugikan negara, lingkungan maupun kita sendiri. Dulu kalimat itu sering digunakan untuk merujuk pada praktik korupsi yang dilakukan oleh para pejabat pemerintahan. Namun, kenyataannya seperti yang kita ketahui, para pelaku koruptor itu adalah mereka-mereka yang tadinya menolak mentah-mentah kegiatan yang merampas uang rakyat. Memang janji-janji manis koruptor nggak perlu dipercaya ya. (more…)

Siap Mencegah Anyang-anyangan

img111

Cranberry yang ampuh mencegah anyang-anyangan

Sebentar lagi lebaran, dan saya nggak tau kenapa, setiap kali saya pulang mudik lebaran ke Lampung, nggak pas lebaran aja sih. Saya selalu kena anyang-anyangan. Kalau kata tetangga-tetangga sih, penyebab anyang-anyangan yang saya alami ini katanya karena tubuh saya kekurangan cairan atau kurang minum, jadi semacam saya kena dehidrasi gitu, di tambah karena di Lampung itu kan cuacanya panas banget. Jadi, kalau sudah kepanasan dan kurang minum, saya pasti akan mengalami perasaan anyang-anyangan ini.

Eh, mungkin ada yang belum tau apa itu anyang-anyangan? Kalau di kampung saya penyakit ini dinamakan kempit ari. Anyang-anyangan ini bisa menyerang siapa saja, baik perempuan atau laki-laki. Tapi biasanya lebih sering dialami oleh perempuan. Kondisi dimana seseorang punya perasaan ingin pipis terus, tapi rasanya sakit saat buang air kecil dan sakit disekitar kandung kemih, terasa panas juga. Rasanya jadi pengen pakai pampers aja kalau lagi kena anyang-anyangan gitu. Dan beneran nggak nyaman apalagi kalau lagi berkunjung ke rumah saudara atau tetangga. Kan nggak asik banget ya, kalau harus bolak balik ke kamar mandi, maunya nongkrong lama aja terus atau berendam di bath up, biar anyang-anyangannya sembuh. (more…)

Harga Samsung S8 Bisa Buat Traveling Ke Korea

harga-samsung-s8
Samsung S8 Foto by blibli.com

Kalau bicara smartphone, saya suka takjub dengan orang-orang yang tergila-gila dengan semua smartphone keluaran terbaru. Mereka hobinya jual beli hape. Jadi setiap ada smartphone terbaru, mereka akan membelinya untuk dioprek-oprek dan dicoba semua fitur-fitur yang ada, setelah tau kelemahan dan kelebihan apa yang ada di smartphone tersebut. Dia akan melepas atau menjualnya dengan harga yang sedikit lebih rendah dari pertama kali membeli. (more…)

Detik Blogger Ikut Saya ke Acara Ngumbar Komunitas 2017, Yuk!

Ah, ini dia acara yang sudah ditunggu-tunggu dari ribuan tahun lalu. Ngumbar Komunitas 2017. Kalau rajin buka Detik.com dan Blogdetik pasti sudah sering banget kan lihat banner yang muncul soal Ngumbar Komunitas 2017 ini.

Tapi, kalau teman-teman belum tau, saya akan kasih tau, dan akan saya ajak buat datang ke acara Ngumbar Komunitas yang untuk pertama kalinya diadakan oleh Detikcom, khususnya buat Detik Blogger Community kita bakal seseruan bareng bertemu banyak komunitas lain yang aktif dari berbagai pelosok Indonesia. Caranya gimana?

Pertama, kamu harus tergabung atau punya blog di Blogdetik

Kedua, kamu boleh gabung di grup facebook-nya Detik Blogger Community

Ketiga, bersedia untuk datang mewakili, meramaikan dan seseruang bareng sebagai Detik Blogger Community.

Ke empat, silahkan tinggalkan komentar:

Saya Mau Ikut

Nama:

Blogdetik:

Akun Sosmed (supaya kita mudah berkomunikasi):

Terus, acaranya Ngumbar Komunitas ini ngapain aja sih? Cuma datang-datang aja? Ya nggak dong, di sana nanti bakal banyak pengisi acara yang seru-seru, kita juga bisa perform, di sana juga ada bazzar makanan, lifestyle, fashion, komunitas, dan masih banyak lagi.

Ada Stand Up Comedy, talkshow bareng komunitas-komunitas, ada artis-artisnya juga lho. Ah banyak deh pokoknya, nggak akan nyesel bertemu banyak orang dari berbagai kalangan komunitas dari berbagai hobi yang sama maupun beda.

So, yang pengen tau banyak tentang info Ngumbar Komunitas ini, bisa hubungi CP yang ada di banner ini ya, atau klik link berikut untuk lebih jelasnya.

Tapi ya itu tadi, kalau kamu belum punya komunitas buat datang ke acara bareng, yuuuuk sama saya aja 😀

 

Tahun Baru Kemana?

Pertanyaan malam ini yang saya tujukan ke beberapa teman. Ada yang menjawab di rumah saja, ada yang bilang sudah merencanakan tahun baruan di sini dan di sana. Sudah beli ayam, ikan, jagung, kembang api dan macam-macam untuk merayakan tahun baruan.

Tapi mungkin hanya saya saja yang nggak begitu excited menyambut tahun baru. Dari tahun tahun lalu. Bukan nggak punya resolusi, tapi menurut saya tahun baru itu ya biasa saja, nggak perlu dirayakan apalagi sampai menghabiskan banyak uang untuk membeli kembang api. Okeehh, untuk kumpul-kumpulnya sih saya setuju. 

 

*Test postingan dari smartphone.

Menyerobot Antrian di Dunia Online

Paling sebel kalau kita lagi antri, tiba-tiba ada orang yang menyerobot antrian. Seperti yang saya lakukan tadi, saya mengaku salah, saya minta maaf. Tapi itu diluar kesengajaan, karena saya pikir si mbak yang berdiri di depan saya sedang tidak mengantri. Kejadiannya ketika saya lagi antri di ATM, di Plaza Jambu Dua sore tadi. Di situ ada 5 mesin, 3 mesin untuk tarik tunai, dan 2 mesin untuk setor tunai. Saya berdiri tepat di belakang si embak, di belakang pintu masuk. Tadinya kami bertiga, si embak di belakang mas-mas yang ingin setor tunai. Ketika mas-masnya masuk si mbak maju, di dalam ruang itu semua mesin penuh. Jadi tinggal saya berdua dengan si mbak di luar. Dan ketika salah satu nasabah selesai di mesin ATM tarik tunai (entah transfer atau ngambil uang), si mbak nggak maju, tetap berdiri di samping pintu tadi. Jadi saya memutuskan untuk maju dan ngambil uang di mesin ATM yang kosong, si mbak nggak protes atau berusaha menegur saya, saya pun lupa nanya. Karena si mbaknya nggak bergerak, saya pikir dia mau ke mesin setor tunai. Tapi ketika saya selesai bertransaksi, dan keluar melewati mbak-mbak tadi, dan si mbaknya merengut sambil jutek melihat ke arah saya lalu berjalan ke arah mesin ATM yang habis saya pakai.

Ops 😀

Maaf mbak, saya salah kenapa nggak bertanya terlebih dahulu dan menyerobot antrian, tapi mbaknya juga salah, kenapa diam aja membiarkan kesalahan di depan mata. Harusnya saya ditegur, supaya kita sama-sama belajar dan mengingatkan. Karena saya juga sering melakukan itu, menegur orang-orang yang suka menyerobot antrian.

Saya melihatnya sebel, mungkin mbak yang tadi juga sebel melihat saya. Hehe. Maaf ya mbak.. beneran saya khilaf tadi 😀

Ok, mudah-mudahan mbaknya memaafkan. Tapi saya baru menyadari satu hal, serobot menyerobot antrian ini ternyata nggak cuma terjadi di dunia nyata, namun di dunia online pun sering kejadian juga. Mungkin bingung, gimana nyerobot antrian di dunia online?

Ok, saya gambarkan sedikit ya, ini berdasarkan pantauan saya di beberapa grup (facebook, wasap, dll). Biasanya, ada seseorang yang sedang melemparkan semacam undangan workshop, event, atau lainnya, pesertanya dibatasi atau khusus member grup itu saja. Yang mau daftar dipersilahkan mencantumkan data diri atau langsung menghubungi si penyelenggara.

Yang lagi online dan tertarik ikutan pastinya langsung mendaftar dan komen, satu, dua, tiga, hingga hitungan ke sekian. Namun, ada satu orang yang tiba-tiba saja mendaftarkan teman-teman ganknya yang sedang tidak online untuk ikutan workshop/event tersebut tanpa konfirmasi terlebih dahulu, apakah bisa hadir atau tidak. Sehingga kuota langsung penuh.

Dan teman-teman yang sedang mengetik untuk berkomentar dan mendaftaran diri jadi tak kebagian lagi kursi, karena pendaftarannya sudah melebihi batas kuota.

Sebel? Udah pasti.

Kita lagi mengetik, tiba-tiba list peserta sudah closed. Padahal belum sampai semenit. Nah, gimana seharusnya menanggapi orang-orang yang menyerobot antrian di dunia online seperti ini? Mendaftarkan teman-temannya yang sedang tidak online. Tapi ketika acara berlangsung justru banyak yang tiba-tiba membatalkan datang karena mendadak ada pekerjaan lain dan sebagainya. Sehingga yang seharusnya bisa datang cuma bisa melongo karena tak kebagian kuota untuk datang, karena serobot antrian tadi.

Sebel, banget, kan? Harus gimana dengan orang-orang seperti ini?

Belajar Seharian di Sekolah?

Saya belum membaca banyak wacana ataupun berita-berita yang ada di internet. Tapi, setidaknya saya membaca status-status teman facebook yang sudah punya anak sekolah. Bagaimana mereka menanggapi wacana dari Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru. Tentang siswa yang belajar full seharian di sekolah.

Eh, gimana pak? Harus banget, ya?

Kebanyakan, para orang tua merasa tak tega, seharian di sekolah? Kasian dong anak-anaknya, pasti bakalan sumpek liat tembok-tembok sekolah. Memang benar, nggak sepenuhnya belajar seperti biasa, full day itu disertai kegiatan ektrakulikuler sesuai minat dan bakat si anak.

Tapi, ini menurut pendapat pribadi saya, ya.

Jika seharian di sekolah dan pemerintah menuntut semua pelajarnya untuk mengikuti aturan, itu sama saja melanggar hak dan merampas kebebasan mereka. Manusia butuh bersosialisasi nggak cuma di sekolah saja, anak-anak maupun pengajarnya.

Lalu, katanya ini bakal diterapkan secara nasional, di desa-desa maupun di perkotaan. Ok, kalau di kota mungkin asik-asik saja, banyak fasilitas yang mungkin dapat semakin mengembangkan bakat si anak. Anak-anak juga mungkin bakal lebih happy menghabiskan waktunya di sekolah karena banyak permainan dari pada di rumah, mungkin juga sepi karena sebagian orang tuanya juga full day di kantor. Atau mungkin anak-anak akan tersiksa di sekolah, karena terpaksa mengikuti kegiatan yang nggak sesuai kemauan mereka.

Tapi, bagaimana dengan di desa? Kebebasan untuk bermain-main di air sungai setelah pulang sekolah seperti si Bolang itu mengganggu pikiran saya. Anak-anak nggak punya lagi rencana yang membangkitkan semangat mereka, janjian di kebun tetangga untuk berpetualang mencoba menaklukan alam dengan keberanian mereka.

Atau, bagaimana jika jarak antara sekolah dan rumah mereka jauh?
Coba bapak menteri bayangkan… bayangkan misal seperti Lintang di film Laskar Pelangi, yang membutuhkan waktu lebih banyak di perjalanan menuju sekolah. Bahaya lho, pak, apalagi jika jalanan yang mereka lalui itu melewati hutan, atau mungkin jembatan gantung yang hampir roboh, jika waktu sudah mau gelap, sudah pasti suasananya akan mencekam. Ini juga akan menambah pekerjaan orang tua mereka yang mungkin terpaksa menjemput.

Jika mereka harus pulang jam 5 sore, kapan waktunya mereka bermain dengan teman-teman tetangganya? Kapan mereka harus belajar agama (mengaji buat yang Islam) karena rata-rata mengaji itu sore hari sebelum magrib. Sementara di waktu yang seharusnya mereka belajar agama, mereka masih dalam perjalanan pulang. Sampai rumah sudah pasti lelah, belum lagi jika ada tambahan PR (pekerjaan rumah) dari sekolah.

Lalu, ini pertanyaan saya, apakah full day ini untuk semua siswa pelajar dari SD-SMP sampai SMA?

Bapak Menteri pernah berpikir, tidak? Jika ada siswa-siswa pelajar itu yang harus membantu keluarganya mencari nafkah? Pulang sekolah mungkin harus menjaga warung, menjaga adik-adiknya karena orang tuanya bekerja, atau mungkin ikut berjualan ke pasar dan sebagaimana. Toh, kita tidak bisa membayangkan bahwa semua keluarga di Negara kita ini sejahtera, kita tidak bisa mengesampingkan hal itu juga, kan?

Ini masalah anak-anaknya, lalu gimana dengan para guru, pengajar di sekolah-sekolah itu. Masih sama, guru-guru di Negara kita ini juga masih banyak yang hidup-nya pas-pasan. Yang terpaksa mencari pekerjaan sampingan diluar menjadi guru dan mengajar. Jika seharian mereka harus mengikuti kurikulum yang baru seharian di sekolah. Gimana mereka dapat menutupi kekurangan mereka? Sementara gaji-nya tidak dinaikkan malah ditambahi beban. Lagian, ya pak.. nggak full day di sekolah aja, mereka anak-anak ini sudah penuh dengan kegiatan di luar sekolah, yang jam pulangnya melebihi orang kantoran. Yang bimbel, yang les music, yang les olah raga dan lain-lain.

Oh, memang setiap perubahan itu memang membutuhkan proses dan penyesuain, mau tidak mau kita harus mau. Jika melanggar kita dianggap menentang pemerintah.

Tapi, pak..

Ah.. ini mungkin hanya kegelisahan saya saja, membaca status teman-teman facebook saya. Karena memang nggak semuanya mendesah dengan perubahan yang akan diterapkan ini.

Saya cuma berdoa, semoga kebijakan kurikulum yang baru ini ngga menambah beban masyarakat Indonesia. Karena anak-anak sekolah itu generasi bangsa. Jika mereka tertekan, apa jadinya dengan masa depan?

 

Foto dari Google.

Pipi Merah dan Fenomena Gerhana di Indonesia

Image dr @detikcom

Beberapa bulan terakhir berita tentang akan terjadinya Gerhana Matahari Total yang akan melintasi sebagian wilayah Indonesia menjadi trending topik dan dibicarakan banyak orang. Salah satu teman yang suka nge blog ada yang mengajak saya untuk melakukan traveling ke salah satu wilayah yang dilewati GMT tahun ini pada tanggal 9 Maret 2016 nanti, di daerah Belitung sana yang sudah terkenal dengan keindahan alamnya dari sebuah film Laskar Pelangi. Tapi karena waktu itu saya sudah punya rencana untuk pulang Kampung, trip itu saya tolak, kebetulan budget juga nggak mencukupi. Tapi ngomongin fenomena Gerhana Matahari, saya jadi inget sinetron jaman saya masih kecil.

Anak tahun 90an pasti masih ingat banget sama salah satu sinetron Indonesia yang tayang sekitar akhir tahun 90 ini, cerita sinetron yang terinspirasi dari fenomena alam Gerhana ini seperti menjadi tontonan wajib bagi anak-anak jaman itu (termasuk saya), karena merupakan salah satu sinetron superhero yang paling ditunggu-tunggu dan menjadi legenda bagi anak tahun 90an saat ini.

Sinetron yang tayang seminggu sekali berjudul Gerhana itu dulunya sangat fenomenal sekali, yang akhirnya membuat artis Peggy Melati Sukma dengan kata ‘Pusiiing’nya itu menjadi terkenal, dan mematenkan kata tersebut sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Sinetron ini sepertinya memang tidak ada hubungannya dengan fenomena Gerhana Matahari di Indonesia, karena diceritakan tokoh utama yang bernama Gerhana yang terlahir sebagai bayi ajaib yang mempunyai kekuatan super untuk menolong orang itu, lahir saat terjadinya Gerhana Bulan di malam hari.

Sedangkan Gerhana Matahari itu terjadinya siang hari, dimana posisi matahari akan tertutupi oleh bulan yang tepat berada tepat diatas bumi atau di antara Matahari dan Bumi. Sehingga sinar Matahari yang menerangi bumi akan terhalangi oleh bulan. Yang membuat sebagian wilayah yang dilewati fenomena ini akan gelap beberapa  menit.

Gif image dr Wikipedia

Seperti yang sudah diberitakan, sebagian Indonesia tahun ini berkesempatan untuk melihat langsung fenomena alam yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang. Nggak hanya orang Indonesia aja, tapi ternyata, warga dari negara lainpun sudah berbondong-bondong memesan tiket pesawat dan hotel untuk melakukan wisata gerhana mengunjungi Indonesia dan menyaksikan langsung fenomena Gerhana Matahati Total yang pertama kalinya terjadi di abad 21 ini. Kemenpar sendiri sudah menyiapkan wisata gerhana di beberapa titik untuk menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri untuk datang ke Indonesia melihat Gerhana Matahari.
Nah, jalur yang dilewati Gerhana Matahari Total ini akan terjadi dibeberapa daerah propinsi di Indonesia, meliputi sebagian area, seperti Palembang, Belitung, Lubuk Linggau, Manggar, Tanjung Pandan, Toboali, Palangkaraya, Balikpapan, Sampit, Palu, Poso, Ternate, Tidore, Sofifi, Jailolo, Kao, Koba dan Maba.

Terakhir yang saya ingat, Gerhana Matahari terjadi di Indonesia itu tahun 1995, saat itu saya masih SD kelas 4. Ingatan itu nggak terlalu jelas, karena anak-anak dilarang untuk melihat langsung, karena katanya radiasi yang terpancar dari Gerhana Matahari ini tidak bagus untuk mata, dikhawatirkan akan merusak mata, fatalnya mungkin bisa menyebabkan kebutaan. Tapi, ada kegiatan yang masih saya ingat saat terjadinya gerhana ini, selain kami tidak boleh keluar, kebiasaan orang tua di kampung saya saat itu adalah menabuh pohon-pohon (memukul-mukul pohon). Mitosnya bertujuan agar Matahari tidak kalah oleh sinar bulan, karena jika kalah, bumi akan selamanya gelap seperti malam. Tapi itu ternyata cuma mitos, karena dari penelitian gerhana ini hanya siklus alam yang hanya terjadi tidak lebih dari 8 menit dan tidak semuanya dapat melihat fenomena alam yang langka ini.

Karena kelangkaan ini, orang-orang jadi penasaran, seperti apa fenomena gerhana matahari. Saya jadi ingat cerita tentang teman masa kecil saya dulu. Dia dilahirkan beberapa bulan setelah munculnya gerhana Matahari di tahun 1983. Teman saya ini punya sebagian pipi berwarna merah darah disebelah kiri. Warna pipi merahnya itu sudah ada sejak dia lahir (bawaan lahir). Warna merah di pipinya yang tidak bisa hilang sampai sekarang itu memunculkan banyak gunjingan dan mitos orang-orang terdahulu. Pasalnya, si ibu teman saya ini tidak mengindahkan larangan orang-orang untuk melihat gerhana matahari waktu sedang hamil. Warna merah itu dianggap kutukan dan akibat si ibu tidak mendengarkan larangan yang sudah diperingatkan oleh Pemerintah Indonesia saat itu, saat Gerhana Matahari di tahun 1983 yang akhirnya larangan itu diingat terus oleh warga hingga gerhana matahari muncul kembali di tahun-tahun berikutnya.

Foto dari sini http://news.detik.com/read/2016/02/10/135101/3138554/10/turis-gerhana-membeludak-hotel-di-bangka-belitung-penuh

Dan tahun ini, semoga pemerintah Indonesia tak membuat peringatkan serupa, yang melarang warganya menyaksikan Gerhana Matahari, karena saya berharap, saya bisa melihat, menyaksikan langsung fenomena alam yang entah kapan terjadi lagi, kalau umur panjang mungkin masih punya kesempatan, tapi bagaimana jika umur tak sampai hingga GMT muncul lagi di Indonesia? Semoga Detikcom memilih saya salah satu orang yang berangkat menyaksikan gerhana matahari menjadi laskar gerhana detikcom.

 

Referensi :

http://www.detik.com/gerhanamatahari2016/

http://news.detik.com/berita/3125304/istimewanya-gerhana-matahari-1983

http://news.detik.com/berita/3123870/gerhana-matahari-total-1983-fenomena-alam-yang-istimewa-namun-dianggap-bahaya

https://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_Matahari_9_Maret_2016

https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_gerhana_matahari

http://news.detik.com/berita/3133265/menpar-targetkan-100-ribu-wisman-saksikan-gerhana-matahari-total-di-indonesia

http://news.detik.com/read/2016/02/02/112935/3132665/1655/selama-115-tahun-cuma-9-kali-gerhana-matahari-total-di-indonesia