Warna Warni di Quilt and Needle Craft Festival 2017

22852869_10212308201554112_8302519680195227656_n

Waktu saya kecil, saya ingat betul, nenek angkat saya rajin membuat selimut dari bahan-bahan perca, kain bekas yang digabungkan lalu dijahit, sehingga menjadi selimut dengan motif-motif lucu. Dulu, saya nggak berpikir jika selimut-selimut tersebut merupakan barang dengan nilai seni yang sangat tinggi. Teknik ini bisa disebut dengan quilting. Ada yang dijahit tangan, ada pula yang dijahit menggunakan mesin. Tergantung keperluan dan tingkat kerumitan yang dibuat, atau pola-pola jahitannya.22853152_10212308198634039_6103637047086267661_n

22852894_10212308194073925_1219243940607646868_n

22853155_10212308191153852_2534132338095365251_n22853396_10212308193473910_1581620997642393998_n22885946_10212308191593863_8804034796675211726_nOleh tangan-tangan yang terampil, kain-kain bekas itu menjadi sangat bermanfaat sekali. Namun, saat ini pengrajin quilt tidak lagi menggunakan kain perca (bekas). Tapi karena sudah banyak yang mempunyai kesukaan yang sama. Hobi ini pun menjadi ladang bisnis yang sangat menarik.

Seperti yang saya temui di Quilt and Needle Craft Festival 2017 yang berlangsung pada tanggal 19 Oktober – 21 Oktober 2017 lalu, di Exhibition Hall, Smesco, Pancoran Jakarta. Acara yang diresmikan langsung oleh Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM, Agus Muharam ini berjalan lancar. Banyak pula pejabat publik yang turut hadir dalam pembukaan pameran nasional namun bertaraf international tersebut. Antara lain, ada anggota DPR, Rieke Dyah Pitaloka, Dewi Motik Pramono, dan tentunya Ketua Panitia, Mbak Ari Nurul.

22886235_10212308201834119_8371502831355332098_n22893976_10212308195553962_2626578866258150246_n22894364_10212308195233954_8490401042984825457_n22894492_10212308201274105_1012547411848468160_n22894496_10212308198194028_7626879450067686810_n23031254_10212308202874145_5516978700838970185_n23031342_10212308202514136_5546660096516677359_n23031692_10212308194753942_5457174806111503892_n23130479_10212308192913896_538637641427293637_n23130546_10212308196993998_5915637862752861616_n23131993_10212308192113876_4367125577058653638_n

Dihadiri oleh banyak komunitas dari beragam hobi yang sama ini pun berjalan meriah di hari pertama. Banyak sekali pengunjung yang datang untuk melihat beragam hasil kerajinan  tangan. Terutama untuk pameran-pameran quilt, yang menghadirkan hasil karya dari mancanegara, selain dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya, ada dari Jepang, Belanda, Thailand, Korea, China dan dari Indonesia sendiri tentunya.

Karya-karya yang dipamerkan dalam festival tahun ini banyak sekali, saya sampai takjub melihatnya. Yang menarik hasil karya yang dikompetisikan. Hasil quilting yang sedikit rumit namun indah sekali hasilnya.

23167524_10212308192433884_5691560170394666599_n22851932_10212308194353932_6527284971702170482_n22851948_10212308199114051_5185075905620873920_n

Tak hanya kerajinan tangan untuk quilting saja, namun ada juga hasil karya dari kerajinan merajut benang, menyulam dan sejenisnya. Kerajinan-kerajinan ini pun dijadikan produk-produk UKM yang bernilai jual tinggi. Karena di booth-booth peserta, berjejer hasil yang mereka buat untuk dijual kembali.

Quilt and Needle Craft Festival 2017 ini digelar dan dijadikan ajang untuk berkumpul penggemar quilt dan menjembatani quilter agar punya wadah untuk mengekspresikan hobi mereka. Untuk itu, di event yang berlangsung selama 4 hari itu juga, menyediakan tempat untuk pengunjung mengikuti workshop quilt, yang pengajarnya didatangkan langsung dari Jepang dan beberapa pengajar lainnya dari Indonesia. Workshop ini ada yang berbayar maupun yang gratis.

23032399_10212308201034099_4643701988618966454_n

22852128_10212308200554087_8942737340824991907_n

Ada satu yang menarik minat saya di acara festival kemarin itu, salah satu komunitas merajut dari Yayasan Cancer Knitted Knocked Indonesia, ikut ambil bagian dalam menyemarakkan acara. Yayasan ini membuat workshop membuat payudara palsu (pad payudara) dari benang rajut. Pengajar dan pembuatnya pad ini adalah relawan untuk kanker payudara (survivor), dan dikhususkan untuk survivor/penderita yang berpenghasilan rendah.

22852916_10212308199954072_4417708160817152388_n

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s