Hari Ibu

Hari Ibu

Hari Ibu..

Aku dan mereka berlomba-lomba ingin menunjukkan kasih sayangku kepadamu. Mereka juga, mereka juga ingin mengatakan, “Ibu.. aku sangat mencintaimu..sangat dan lebih.”
Ibu..aku juga ingin mengungkapkan.

Kata-kata indah yang tak pernah bisa terucapkan tentang cintaku padamu. Dan aku yakin, kau lebih tau bagaimana perasaanku padamu. Ibu pernah bilang padaku, “Kamu itu kalau di telpon kok sombong banget sih? ngomongnya sedikit banget.” Aku tertawa mendengar itu…hihihi.

Bu, apa kau tau..kalau kelamaan ngomong sama ibu di telpon rasanya aku ingin terbang, terbang menyeberang lautan dan turun pas di depan rumah kita. Lalu aku ingin duduk di hadapanmu, atau merebahkan kepalaku di pangkuanmu, lalu bercerita panjang lebar, bebas dan tertawa bersama, mungkin juga kita akan menangis, tapi aku tak pernah melihatmu menangis dihadapanku.

Maaf ya, bu..kalau pandangan kita berbeda. Aku irit berbicara karena tidak tahan menahan rindu, lalu kau menganggapku sombong, tak mengingatmu, tak merindukanmu, tak ingin berbicara denganmu..aaaaaahhh.
IBU..belah-lah dadaku. Hahaha.

Bu, sampai kapanpun… dan terlalu sering kutuliskan di blog ini. Bahwa kau adalah satusatunya alasanku bertahan dengan keyakinan dan kekuatan menghadapi semua cobaan dan rintangan hidup.

Ibu.. selamat hari ibu ya. Hari ibu kali ini..aku sudah membungkus kado dan menulis resep masakan buatmu.

Love u

Nda.

Surat Untuk Ibu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s