Hantu Sarimal

casper

Saya itu penakut tapi saya seneng banget dengan cerita horor, apalagi kalau lagi ngobrolin mahluk lain rame-rame, dan nyeritain tempat-tempat mistis dimana aja yang banyak godaan mahluk halusnya. Sensasinya itu beda banget yah, antara rasa takut, was-was dan nggak pengen berhenti bercerita. Tapi saya jarang nonton film atau reality show yang mencari, mendatangkan mahluk-mahluk halus itu. Saya sedikit nggak percaya kalau yang ada di tivi.

Dan saya itu paling penakut nonton film horor..tapi juga penasaran.

Saya pengen cerita, akhir-akhir ini saya ngerasa aneh kalau lagi melewati rumah-rumah kosong yang ada di komplek, terutama di blok tempat kami tinggal. Biasanya saya cuek nggak mau memikirkan hal-hal yang diluar pikiran saya.

Ada 3 rumah kosong di blok, rumah kosong pertama penuh semak-semak dan sudah rusak, kaca jendela sudah pecah, nggak ada pintu dan bener-bener rusak, rumah kosong kedua baru habis di renovasi, rumah kosong ketiga biasa saja dan ada plang ‘Di Jual”. Rumah kosong “Di Jual” ini saya nggak ngerasa aneh kalau lagi lewat. Tapi rumah kosong yang lain itu..hiiihhh, serasa ada yang ngeliatin.

Dan Alhamdulillah saya nggak dikasih liat, dan saya emang nggak punya kemampuan untuk ‘melihat’ dan saya juga nggak mau sampe ‘melihat’. Tapi kalau ngerasain, saya pikir semua orang bisa ngerasain ada mahluk lain disekitar kita atau ada yang sedang memperhatikan kita.

Dulu waktu saya masih kecil sering banget diceritain tentang hantu Sarimal (hantu penunggu kampung), menurut teman-temanku di grup, hantu sarimal itu hobi-nya menculik anak kecil yang bandel/nakal, nggak mau menurut perintah orang tua. Jadi cerita tentang hantu sarima ini menjadi senjata para orang tua untuk ‘mengancam’ anak-anaknya yang tidak menurut.

Tapi entah sugesti atau bagaimana, ada satu kejadian aneh yang sampai sekarang saya nggak bisa lupa, semasa kecil bermain diluar rumah itu sudah jadi kebiasaan yang menyenangkan, main petak umpet keliling kampung, sembunyi-sembunyi di semak-semak, kebelakang rumah penduduk, naik-naik pohon, ketempat-tempat yang sulit ditemukanlah pokoknya. Waktu itu kalau nggak salah kami dibagi menjadi 2 kelompok, A dan B yang masing-masing berjumlah sama, petak umpet yang kami mainkan ini permainannya mungkin hampir sama seperti perang-perangan, masing-masing kelompok harus menangkap anggota kelompok lain, anggota kelompok mana yang paling banyak tertangkap berarti dia yang kalah.

Waktu itu saya inget banget saya lagi dikejar-kejar oleh kelompok musuh, saya lalu bersembunyi di belakang masjid dan bertemu seorang teman dari kelompok yang sama. Persembunyian kami ini jauh dari camp masing-masing kelompok. Si teman saya ini terlihat ngos-ngosan (capek) habis lari-larian mengejar musuhnya. Lama kami bersembunyi sambil ngobrol dan ngasoh (istirahat), sampai nggak berapa lama tanpa disadari persembunyian kami ditemukan oleh kelompok musuh. Saya ingat betul si teman saya tadi ada disamping saya, bahkan ikut berteriak karena kaget. Karena masih kaget saya nggak sempat lari jauh dan akhirnya tertangkap oleh musuh tanpa memperdulikan keadaan sekitar.

Saat dibawa ke camp dan diserahkan ke penjaga gawang (ini istilah yang menjaga camp) saya kaget ternyata si teman sudah ada di sana sambil makan rambutan dan ngobrol dengan teman-teman yang lain. Dari cerita yang lainnya justru si teman saya tadi adalah korban pertama dari penangkapan permainan ini. Saya heran yang mengobrol dengan saya di belakang masjid itu siapa? saat ditanyakan ke teman yang menangkap dari kelompok musuh, dia juga nggak melihat siapa-siapa kecuali saya..waahh.

Setelah masing-masing kelompok sudah berkumpul dan menentukan siapa yang menang, yang akhirnya waktu itu kelompok saya yang kalah, saling berbagi cerita bagaimana aksi masing-masing mengejar dan bersembunyi mencari tempat yang aman, kami berkesimpulan bahwa si teman yang menemani saya di belakang masjid itu adalah hantu sarimal. Hiks, masa sih siang-siang bolong ada hantu?

Lalu ada kejadian lagi waktu saya (masih kecil) dan ibu pergi ke sungai untuk mencuci pakaian, kejadiannya itu sekitar jam 9 pagi, sungai ini dekat area kuburan (TPU). Saat kami menuruni tangga kebawah sungai, terdengar suara orang mencuci, mandi, suara-suara orang menceburkan diri kedalam sungai, terdengar ramai. Bahkan ibu saya sempat berkomentar, “Wah, banyak orang di sungai, masih ada tempat untuk mencuci nggak ya?”. Saya dan ibu terus berjalan menuruni tangga, sampai pada ketika kami bisa melihat air sungai (lokasi sungai ini dipenuhi rimbunan pepohonan) kami tidak melihat satu orangpun disana. Air sungainya pun mengalir tenang, nggak ada tanda-tanda bekas ada orang mencuci atau mandi. Sungai ini memang selalu digunakan warga kampungku untuk segala aktivitas mencuci, mandi dan segala hal yang membutuhkan air, kalau sekarang sih udah nggak dipakai lagi kecuali untuk memandikan sapi. Kejadian ini nggak sekali, dua kali kami alami, bahkan bisa dibilang sering, terutama di jam-jam tertentu, jam 9 pagi, jam 2 siang dan jam 4 sore. Jadi untuk hal ini kami nggak kaget, bukan cuma saya dan ibu yang sering ngalamin, hampir semua warga kampung pernah ngalamin. Tapi ya selalu merinding sih kalau pas ngeliat sungai nggak ada orang, tapi suaranya berisik banget.

Ngomongin hantu atau hal-hal ghaib lainnya, tadi saya nggak sengaja baca artikel di kompasiana tentang game ghaib. Pengen download sih tapi agak-agak nggak berani. šŸ˜€

Langsung aja sih ya ke blog yang punya game ini >

*http://ghaibthegame.wordpress.com/ hantu-hantu di game ini katanya cuma takut sama Al-Quran yang menjadi senjata pamungkas untuk menaikkan level. Selain bermain game, menguji adrenalin, game ini membuat pemainnya jadi menghapal ayat-ayat Al-Quran. Seru sepertinya, karena jika pelafalan ayatnya salah, hantu-hantu itu tetap menyerang. Hiiiihh…

hantu casper

Foto : Casper

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s