Istana Bogor Open

Masih dalam rangka ulang tahun Bogor, 3 Juni 2010 yang ke 528. Dalam postinganku beberapa minggu yang lalu, tentang Helaran Budaya, aku pengen banget bisa ke Istana Bogor, yang dibuka untuk umum selama satu minggu, nah akhirnya kemarin kesampaian deh..seneng banget!. Buat masuk ke Istana kita musti daftar dulu, syarat dan ketentuan berlaku salah satunya berpakaian rapi, nggak boleh bawa kamera atau barang bawaan yang lainnya, yang pasti sih nggak boleh photo2 dalam Istana.

Sewaktu mengisi formulis pendaftaran, kita bisa memilih hari dan waktu yang kita mau, tapi berhubung peraturan istana kita hanya diperbolehkan mengunjungi istana di hari dan jam kerja aja. Jadi, kemarin aku pilih hari Kamis 17 Juni 2010, pukul 12.30 wib, setelah jam makan siang ijin bentar dari kantor hehe. Setelah mendaftar ulang dan mendapatkan tiket masuk ke Istana, kumpul dulu dengan rombongan yang lain di depan Kantor DPRD Kota Bogor untuk menunggu giliran, dan ternyata rame banget yah :D, lebih dari 500 orang yang barengan denganku, wow. Setelah di beri cap stempel tanda masuk istana, kita mengikuti barisan rombongan untuk berjalan menuju Istana Bogor, nggak terlalu jauh sih, masuknya melalui pintu Istana samping Gereja Zebaoth di Jalan Ir. Juanda.Dari pintu masuk itu kita udah bisa lihat bangunan2 istana yang luas dan megah banget, tembok-tembok dan pilar-pilar yang kokoh yang dibuat ratusan tahun lalu. Kerasa banget aura jaman Belandanya..hehe, agak-agak gimana gitu, apalagi setelah masuk Istananya, kita bisa lihat ruang kerja, ruang baca, raung tamu, ruang jamuan, dan beberapa ruang lainnya yang rapi, bersih, adem dan pastinya beda yah masuk ke sebuah ruangan istana yang dibuat pada jaman Belanda dulu. Di lingkungan dan dalam Istana juga terdapat beberapa patung yang (maaf-telanjang) berwarna coklat gelap. Juga ada lukisan-lukisan yang indah, cermin yang besar2, dan barang2 antik lainnya yang diletakkan dengan begitu artistiknya di dalam Istana.

Di dalam ruangan pertemuan ke Presidenan yang merupakan ruangan terakhir kami kunjungi, disitu aku lihat permadani/karpet yang lebar banget berwarna merah, wow. Dan ada 3 lampu gantung yang salah satunya beratnya mencapai 500 Kg. Sepertinya belum puas, untuk melihat2 ruangan Istana selama 10 menit, tapi kita sudah diharuskan untuk keluar Istana, karena masih banyak rombongan yang mengantri untuk masuk Istana. Sayang banget peraturan Istana kita nggak boleh memotret. Hanya diperbolehkan memotret bagian luar bangunan Istana saja. Nggak apa2, yang pasti seneng bisa melihat dan masuk langsung ke dalam ruangan Istana.hehe.

Kayaknya kalau belum photo2 belum afdol ya..haha. berhubung photo2nya cuma boleh di luar bangunan, jadi dokumentasinya cuma buat narsis aja di luar istana.hehe.

Di halaman belakang Istana Bogor.

View dari halaman ke kebun raya Bogor.

narsis depan pintu masuk kebun raya.hihi

ini loh rombongan yang barengan aku masuk Istana 😀

hayoo siapa yg duluan sampe 😛

Setelah puas photo2 nggak jelas, kita pulang. Tapi pulangnya musti lewat pintu samping yang keluarnya musti lewat pintu masuk kebun raya,dan itu berarti muter dong kalau mau balik ke Kebon Pedes huaa.. coba hari libur bisa langsung jalan di dalam kebun raya tuh..huhu, tapi apa boleh buat musti balik lagi kekantor dan melanjutkan kerja, nggak kerasa 3 jam istarahat jam makan siangku hari itu..haha. Untungnya si Boss masih sodara..hihi. Cari makan siang dulu di sekitaran BTM.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s